Fatamorgana
Sekian lama ku jalani hidup dengan tak pernah sedikitpun kekurangan,
dan sekian lama juga ternyata lidahku melupakan sebuah syukur.
Disini ku terpaku seorang diri, ku termenung dalam kesendirian,
apa yang aku cari??? sebuah pertanyaan yang muncul dari dalam hati,
dirumah aku ingin di manjakan dengan kasih sayang, ditempat kerja,
aku ingin di hargai, di sekolah aku ingin di nomorsatukan,
ketika bersama sobatku aku ingin di perhatiin. Fuiiiiiiiiih ini manusia emang egois banget.
Tanpa berfikir untuk orang lain, tanpa mensyukuri karunia yang telah ada.
Ada suara laen yang menghentakkan ku, sebuah kata "Fatamorgana" Kalau tahu dunia fatamorgana,
kenapa masi mengejar yang fatamorgana???
Dunia memang super duper dengan segala kesenangan dan kenikmatan yang di beritakan dalam media kita.
Popularitas, dan segala kebahagiaan duniawi kan musnah dan kembali pada nol.
-sadurandariblogqudiwww.penulis-indonesia.com/azkatuafifah-